​

Gelombang Korea di Indonesia, Dari Musik Menjadi Anggota Rekrut dari Indonesia, Apa Itu Strategi Pemasaran?

SPEAKUP – Kalian pasti sudah tahu jika industri entertain dari Korea menggemparkan dunia dan kita menyebutnya sebagai gelombang Korea. Mulai dari style, standart kecantikan, film hingga musik berkiblat di negara ginseng ini. Banyak remaja-remaja bahkan ibu rumah tangga menggilai sosok superstar dari Korea. Tentu saja banyak yang beraggapan jika startegi pemasaran dunia hiburan dari negera Korea Selatan patut dibanggakan. Sudah bukan rahasia umum jika warga Korea memiliki waktu sibuk yang membuat mereka tidak memiliki banyak waktu untuk menonton TV atau Youtube. Bisa dibanyangkan, jam kerja di Korea Selatan hampir 10 jam sedangkan untuk anak sekolah dari pagi hingga malam. Mereka benar-benar menghabiskan waktunya untuk meniti karir. Selain itu, penduduk di Korea tidak terlalu banyak jika kita bandingkan dengan penduduk di Cina atau India atau Indonesia misalnya. Sehingga jika target pemasaran mereka hanya berfokus pada warganya, tentu tidak akan sampai membuat viral di Youtube maupun di media social lainnya. Sebut saja, Lisa Blackpink, member girlband asal Thailand itu berhasil membuat Blackpink menjadi terkenal di Thailand, bahkan karena wajahnya yang blasteran Thailand dengan Western membuat dia terlihat berbeda, sehingga tidak hanya di Thailand, Blackpink terkenal dibeberapa Negara khususnya di Indonesia. Banyak juga member Boy atau Girlband yang berasal dari Cina, karean sebelum memasuki Asia Tenggara, pasar terbesar industri entertain Korea ada dari Negara Cina. Yups, target mereka adalah Negara-negara dengan populasi lebih banyak dibading negaranya sendiiri. Baru-baru ini, negeria dari Lee Min Ho tersebut juga menggegerkan penggila KPOP Indonesia, karena merekrut member dari Indonesia. Pasti kalian sudah tahu kan soal DITA KARANG dari Secret Number. Banyak yang berpendapat jika itu merupakan strategi dari industry entertain Korea Selatan dalam meningkatkan popularitas. Apalagi, tahun ini, Indonesia menjadi Negara penggila Korea urutan kedua setelah Cina. Peningkatan tersebut juga dilihat dari semakin banyaknya turis dari Indonesia yang berkunjung ke Korea. Tapi menurut kalian, dengan adanya strategi seperti ini, perlukah kita over proud dengan hal semacam ini?? Sedangkan masih banya orang-orang asal Indonesia yang berprestasi diluar negeri, sebut saja Agnes Monica, Anggun C Sasmi, Cinta Laura, Rich Brian, Dira Sugandi dan masih banyak lagi. Lantas jika tidak masuk di industry entertain Korea, apakah kita tidak pantas untuk over proud?? Lalu bagiaman pendapat kalian tentang fenomena Korean Wafe ini?? Thanks.